Kamis, 14 Februari 2013

Cinta masa tua


                “Aku telah menua. Seperti yang kau tahu, umurku sudah enam puluh tahun. Aku telah mencapai usia dimana yang ada hanyalah wajah layu dan kerutan di sekeliling wajahku. ”jelas nenek Nancy pada suaminya-  kakek Michael.

                Kakek Michael melihat wajah istrinya itu dengan seksama. Kemudian dengan segera ia menggapai kedua tangan Nenek Nancy,”Jangan berkata seperti itu. Aku telah mencintaimu lebih dari tiga puluh tahun. Kau tak perlu meragukan hal itu. Aku .. aku sampai kapanpun tidak akan meninggalkanmu”

                Nenek Nancy membetulkan letak kacamatanya. Ia melihat ke sekeliling ruang keluarga di rumah yang tampak usang dimakan usia. Nenek Nancy dan Kakek Michael telah menempati rumah itu dalam waktu yang cukup lama. Mereka kini tinggal berdua. Telah banyak kenangan yang mereka lalui di rumah itu.

                “Kau .. dan tentunya aku, serta rumah kita ini akan tetap menua. Tapi entah mengapa, cintaku padamu takkan pernah padam. Berjanjilah padaku untuk tetap menemaniku hingga akhir hayatku.”jelas Kakek Michael. Ia merangkul pundak istrinya.

                “Ya, aku berjanji. Aku akan tetap menemanimu hingga akhir hayatku. “ucap Nenek Nancy diselingi air mata haru.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar